![]() |
DALLAS, 14 April 2026 /PRNewswire/ — Cango Inc. (NYSE: CANG) (“Cango” atau “Perusahaan”), perusahaan terkemuka yang menambang Bitcoin untuk mengembangkan platform terintegrasi berbasiskan energi dan komputasi AI melalui operasi global, hari ini meluncurkan portal digital resmi untuk anak usahanya, EcoHash Technology LLC (EcoHash). Dapat diakses melalui www.ecohash.com, platform ini menjadi antarmuka utama untuk komputasi berkinerja tinggi (high-performance computing/HPC) dan inferensi AI milik EcoHash. Situs ini memfasilitasi interaksi strategis dengan dua segmen utama: pengembang AI yang membutuhkan komputasi berlatensi rendah dan berada di dekat sumber data, serta operator infrastruktur komputasi dengan intensitas energi tinggi yang mencari solusi modular untuk diversifikasi infrastruktur.
Riset Goldman Sachs memperkirakan kebutuhan listrik pusat data di Amerika Serikat dapat mencapai 700 TWh pada 2030, terutama didorong beban kerja inferensi AI. Sementara itu, kapasitas pasokan yang tersedia diperkirakan masih sedikit, hanya di atas 300 TWh, sehingga menciptakan kesenjangan struktural sekitar 400 TWh antara lonjakan permintaan komputasi dan keterlambatan pembangunan infrastruktur. Untuk menjawab tantangan tersebut, EcoHash memanfaatkan jaringan energi global Cango dengan menghadirkan modul komputasi standar plug-and-play, dipadukan dengan platform orkestrasi milik sendiri, EcoLink. Sistem terintegrasi ini mampu menyatukan dan mengatur kapasitas komputasi yang tersebar secara geografis, serta memastikan tingkat keandalan tinggi melalui mekanisme failover cerdas. Hasilnya, komputasi elastis dengan latensi rendah yang dapat dikembangkan skalanya secara fleksibel dan sesuai kebutuhan.
Cango juga mengalokasikan sebagian kapasitas di fasilitas penambangan miliknya berdaya 50 MW di Georgia untuk mendukung inisiatif ini. Dengan memanfaatkan infrastruktur dan akses energi yang telah tersedia, fasilitas tersebut akan berfungsi sebagai proof-of-concept yang menampilkan model kontainer komputasi secara utuh. Fasilitas ini tidak hanya dirancang untuk memperlihatkan kinerja nyata dalam berbagai kondisi termal dan daya, namun juga proof-of-concept bagi mitra industri di sektor infrastruktur digital dan penambangan Bitcoin. Dengan menunjukkan kelayakan komersial dari modul plug-and-play ini, Cango membuka peluang kolaborasi global dalam jaringan EcoHash. Pendekatan kolaboratif ini membangun jaringan daya untuk fasilitas AI berskala global yang terdistribusi, dengan mereplikasi model Georgia di berbagai lokasi potensial, baik dalam jaringan Cango maupun di luar jaringan yang ada saat ini.
Jack Jin, Chief Technology Officer, EcoHash, mengatakan, “EcoHash merupakan pilar utama dalam strategi kami untuk membangun platform yang siap menghadapi kebutuhan masa depan sekaligus menjadi mesin pertumbuhan berikutnya. EcoHash kini memasuki fase komersialisasi yang semakin cepat. Lapisan orkestrasi kami—sebagai sistem saraf pusat jaringan—mendukung alokasi sumber daya secara cerdas dan real-time. Hal tersebut menghubungkan aset energi terdesentralisasi secara langsung dengan kebutuhan AI, termasuk inferensi LLM, AI generatif, dan berbagai aplikasi komputasi intensif lainnya, seiring dengan ekspansi infrastruktur node kami.”
Narahubung: ir@cangoonline.com
